TEKOA MINISTRY

Sabtu, 20 April 2019

Beriman pada masa kesesakan

Shalom.. 

Banyak hal yang dilakukan orang pada saat ia sedang dalam masa kesesakan. Entah itu dalam keadaan ekonomi, sakit penyakit, hilang pengharapan, putus asa, kecewa dan masih banyak alasan lain. Kita harus berpikir positif melihat hal-hal ini, ketahuilah bahwa ada perlu suatu sikap yang harus kita lakukan, yaitu beriman / percaya kepada Tuhan.



Ada 5 kunci yang tepat yang dapat kita lakukan didalam kehidupan orang-orang percaya KETIKA badai atau kesesakan itu menerpa dalam kehidupannya :

1. Temukan orang yang memegang kunci
    Mari kita lihat Firman Tuhan ini, Wahyu 3 : 7a..."inilah Firman yang kudusdan  benar.."Kunci pertama yang kita lakukan adalah mencari Tuhan terlebih dahulu. Bangun hubungan pribadi dengan Kristus sebelum kesesakan / krisis melanda.

Ibrani 13 : 6 --> Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata:"Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?

2. Pergunakanlah kunci yang Dia berikan untuk membuka pintu krisis / kesesakan kita. Wahyu 3 : 7b --> .."yang memegang kunci Daud". Kunci dari pembicaraan ini adalah bertanya terus. Ini adalah bukti yang tidak bisa kita pungkiri bahwa raja Daud benar-benar mengetahui caranya keluar dari suatu kesesakan / krisis yaitu dengan bertanya terus kepada Tuhan.

 I Tawarikh 28 : 19
Semuanya itu terdapat dalam tulisan yang diilhamkan kepadaku oleh TUHAN, yang berisi petunjuk tentang segala pelaksanaan rencana itu.

3.Berjanjilah untuk menaati apapun yang Tuhan katakan untuk kita lakukan. Wahyu 3 : 8b :.."Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku. Jadi kunci ketiga adalah menaati perintah-Nya.

Yohanes 14 : 23 --> Jika seseorang mengasihi Aku, ia akan menuruti perintah-Ku.

4. Menaati dengan sabar sampai Tuhan menyatakannya.
Wahyu 3 : 10 sbb : "Karena Engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Aku pun akan melindungi engkau. Kunci berikutnya adalah menanti-nantikan Tuhan,

Mazmur 40 : 2 --> Aku sangat menanti-nantikan TUHAN; lalu Ia menjenguk ke padaku danmendengar teriakku minta tolong

Yesaya 40 : 31
tetapi orang-orang yang menati-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru; mereka seumpama burung rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

5. Siapa pergi membuka pintu.
Wahyu 3 : 8a ---> lihatlah Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Kunci terakhir adalah melangkah. Melangkahlah, Tuhan menunggu kita, ada keajaiban bagi kita yang percaya disana.

Keluaran 14 : 15 ---> Berfirmanlah TUHAN kepada Musa:"Mengapakah Engkau berseru-seru demikian kepada-Ku? katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka berangkat.




Tuhan Yesus Memberkati Kita Semua

Minggu, 10 Maret 2019

Imam Besar Yesus Kristus

Shalom...
Arti kata Imam sebenarnya menunjuk pada seseorang yang memegang jabatan yang mulia dan penuh tanggung-jawab, dan mempunyai otoritas atas orang-orang lain juga; juga berarti bertugas dalam ibadah.

Bagaimana dengan Yesus? Yesus Kristus juga berperan sebagai Imam. Jika nabi adalah wakil Allah untuk manusia, maka imam adalah wakil manusia di hadapan Allah.



Tetapi Yesus tidak mempersembahkan darah binatang untuk dosa-dosa kita seperti para imam Lewi secara umum. Ia mempersembahkan darah-Nya sendiri sebagai Domba Allah yang tak bercacat yang bernilai kekal.

Yesus sebagai seorang Imam, Ia telah memasuki ruang maha-kudus, yang merupakan tiruan dari kuil yang ada di dunia ini tetapi suatu tempat  surgawi. Oleh karena itu, Ia (Yesus) tentu sanggup memimpin kita tiba disana di hadapan Allah, suatu peran keimamam yang sungguh berbeda.



Ia (Yesus) bukan hanya memasuki ruang Mahasuci sekali setahun, tetapi Ia berdiam disana selamanya. 

Akhirnya perhatikan ayat ini sbb :

Roma 8 : 34 (TB)
Kristus Yesus, yang telah mati?  Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit,  yang juga duduk di sebelah kanan Allah,   yang malah menjadi Pembela bagi kita?

Versi NIV
Who is he that condemns? Christ Jesus, who died—more than that, who was raised to life—is at the right hand of God and is also interceding for us.

Ibrani 7 : 25 (TB)
Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan  dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka.

Versi NIV
Therefore he is able to save completely those who come to God through him, because he always lives to intercede for them.

Jadi keimamam-Nya terus akan berkesinambungan, bahkan sekarang juga Ia "senantiasa" menjadi Pengantara bagi kita dalam kelemahan kita !



Wahyu 7 : 17 (TB)
Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan. Dan Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka.

Tuhan Yesus memberkati kita semua.